Logo Bakusam TransBakusam Trans & Expedisi
Menu
Dwi Cahyono, pendiri PT Bakusam Express Indonesia

Tentang pendiri

Dwi Cahyono

Akrab disapa Cahyo

Pendiri PT Bakusam Express Indonesia

Perjalanan membangun Bakusam dari nol hingga menjadi layanan transportasi digital di Kalimantan

Samarinda, Kalimantan TimurLahir 28 Oktober 1998, Blitar

Dwi Cahyono, yang akrab disapa Cahyo, adalah pendiri PT Bakusam Express Indonesia — perusahaan yang mengembangkan layanan transportasi, kurir, dan travel berbasis teknologi di Kalimantan Timur. Berawal dari layanan kurir sederhana yang dijalankan sendiri, Bakusam kini berkembang menjadi ekosistem layanan yang mencakup kurir, transportasi penumpang, travel antar kota, hingga penjualan tiket kapal dan pesawat.

Perjalanan tersebut tidak dibangun dalam waktu singkat. Di balik perkembangan Bakusam terdapat kisah tentang kerja keras, pembelajaran mandiri, dan keberanian untuk terus beradaptasi dengan perubahan.

Teknologi seharusnya mampu mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi lebih banyak orang.

Bakusam berdiri

2016

Mitra driver

1.300+

Resmi menjadi PT

2021

Jaringan kota

25+

Linimasa perjalanan

Dari pekerja lapangan hingga membangun ekosistem transportasi digital di Kalimantan.

  1. 13

    2013

    Mulai bekerja

    Buruh bangunan & pabrik roti — belajar kerja keras dari lapangan.

  2. 16

    2016

    Awal Bakusam

    Layanan kurir dimulai; Dwi sendiri sebagai driver & pengelola pertama.

  3. 19

    2019

    Transformasi digital

    Mulai membangun website dan aplikasi secara mandiri.

  4. 20

    2020

    Momentum pertumbuhan

    Permintaan kurir meningkat saat pandemi — kapasitas diperluas.

  5. 21

    2021

    PT Bakusam Express Indonesia

    Resmi berbadan hukum untuk tata kelola yang lebih profesional.

Masa kecil dan latar belakang

Dwi Cahyono lahir di Blitar pada 28 Oktober 1998 dan tumbuh besar di Samarinda, Kalimantan Timur. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 009 Samarinda Seberang dan melanjutkan ke SMP Negeri 8 Samarinda Seberang.

Setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP, Dwi memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan formal karena faktor keluarga. Keputusan tersebut membawanya memasuki dunia kerja sejak usia muda.

Didikan orang tua yang tegas membentuk mentalnya — nilai disiplin, tanggung jawab, dan pantang menyerah menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di kemudian hari.

Memulai dunia kerja sejak usia muda

Pada tahun 2013, Dwi mulai bekerja sebagai buruh bangunan dan juga pernah bekerja di sebuah pabrik roti. Pengalaman tersebut memberikan pelajaran berharga tentang arti kerja keras dan tanggung jawab.

Dengan penghasilan sekitar Rp45.000 per hari, ia belajar bahwa setiap proses memiliki nilai dan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan.

Pengalaman bekerja di lapangan juga membentuk cara pandangnya terhadap kebutuhan masyarakat serta pentingnya memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

Mengenal dunia teknologi secara otodidak

Ketertarikan Dwi terhadap komputer sudah muncul sejak masih duduk di bangku SMP. Warnet menjadi tempat di mana ia mulai mengenal internet dan mengeksplorasi berbagai hal tentang teknologi.

Tanpa mengikuti pendidikan formal di bidang teknologi informasi, ia memilih belajar secara otodidak. Melalui internet, dokumentasi, dan berbagai sumber belajar, ia mulai mempelajari pemrograman dengan fokus awal pada JavaScript dan Python.

Semangat belajar mandiri tersebut kemudian menjadi bekal penting ketika ia mulai membangun sistem digital untuk mendukung operasional Bakusam. Pada tahun 2019, Dwi mulai mengembangkan website dan aplikasi sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan.

Awal berdirinya Bakusam

Perjalanan Bakusam dimulai pada tahun 2016. Saat itu Dwi melihat bahwa layanan kurir dan transportasi memiliki peluang besar untuk berkembang, sementara masih banyak masyarakat yang menganggap tarif layanan yang tersedia relatif mahal.

Berangkat dari pengamatan tersebut, ia memutuskan membangun layanan yang mengutamakan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Pada masa awal berdiri, layanan utama Bakusam adalah kurir.

Seluruh operasional masih dilakukan secara sederhana. Pemesanan diterima melalui SMS, kemudian berkembang menggunakan BlackBerry Messenger (BBM), dilanjutkan dengan LINE, hingga akhirnya beralih ke WhatsApp yang kemudian menjadi media komunikasi utama dengan pelanggan.

Pada awal berdiri, Dwi sendiri merupakan driver sekaligus pengelola operasional pertama — menerima pesanan, mengantar barang, melayani pelanggan, hingga mengelola administrasi secara mandiri.

Dari Barokah Kurir Samarinda menjadi Bakusam

Nama Bakusam berasal dari singkatan Barokah Kurir Samarinda. Seiring berkembangnya usaha, nama tersebut disederhanakan menjadi Bakusam agar lebih singkat, mudah diingat, dan lebih sesuai digunakan sebagai identitas aplikasi maupun merek perusahaan.

Nama yang sederhana tersebut kemudian menjadi identitas yang dikenal oleh pelanggan dan mitra di berbagai layanan yang dikembangkan perusahaan.

Transformasi digital

Memasuki tahun 2019, Dwi mulai serius mengembangkan sistem digital untuk mendukung operasional perusahaan.

Berbekal kemampuan pemrograman yang dipelajari secara mandiri, ia mulai membangun website dan aplikasi guna meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat proses pemesanan, dan memudahkan koordinasi dengan mitra.

Transformasi ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan Bakusam di tahun-tahun berikutnya.

Titik balik pertumbuhan

Pertumbuhan Bakusam mulai terlihat pada akhir tahun 2019 dan semakin meningkat ketika pandemi COVID-19 mengubah pola aktivitas masyarakat pada tahun 2020.

Meningkatnya kebutuhan terhadap layanan pengiriman dan pesan antar membuat permintaan terhadap layanan kurir berkembang pesat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperluas kapasitas operasional serta meningkatkan kualitas layanan.

Perkembangan tersebut juga menjadi awal ekspansi berbagai layanan baru di luar layanan kurir.

Resmi menjadi PT

Pada tahun 2021, Bakusam resmi berdiri sebagai PT Bakusam Express Indonesia.

Perubahan status badan hukum tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung pengembangan layanan yang lebih profesional.

Status PT membuka jalan bagi ekspansi layanan yang lebih terstruktur — dari kurir dalam kota hingga travel antar kota, ekspedisi cargo, dan penjualan tiket perjalanan.

Bakusam saat ini

Saat ini Bakusam telah berkembang bersama sekitar 1.300 mitra driver yang terdiri dari pengemudi motor dan mobil.

Layanan kurir difokuskan untuk wilayah Samarinda, sementara layanan travel, ekspedisi cargo, dan transportasi melayani berbagai rute di Pulau Kalimantan — menjangkau lebih dari 25 kota.

Perusahaan juga mengembangkan layanan penjualan tiket kapal dan tiket pesawat sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi perjalanan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Perkembangan layanan

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, Bakusam terus menambah berbagai layanan. Pendekatan ini dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.

  • Kurir
  • Transportasi roda dua
  • Transportasi mobil penumpang
  • Travel antar kota
  • Ekspedisi cargo (Grand Max & Truck)
  • Penjualan tiket kapal
  • Penjualan tiket pesawat

Filosofi

Bagi Dwi Cahyono, membangun perusahaan bukan hanya tentang mengembangkan bisnis, tetapi juga tentang menciptakan peluang bagi banyak orang.

Perjalanan dari seorang pekerja lapangan hingga membangun perusahaan transportasi mengajarkannya bahwa setiap pencapaian membutuhkan proses, kerja keras, kemampuan belajar, dan keberanian untuk terus beradaptasi.

Ia percaya bahwa teknologi seharusnya mampu mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi lebih banyak orang.

Visi ke depan

Melalui PT Bakusam Express Indonesia, Dwi Cahyono terus berkomitmen mengembangkan layanan transportasi dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan mengedepankan inovasi, efisiensi, dan pelayanan, ia berharap Bakusam dapat terus tumbuh sebagai perusahaan lokal yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi dan layanan transportasi di Kalimantan serta wilayah Indonesia lainnya.

Ekosistem yang dibangun

Berbagai lini layanan di bawah PT Bakusam Express Indonesia — masing-masing melayani kebutuhan berbeda dengan fondasi kepercayaan yang sama.

Pendiri

Bakusam Express

Kurir dalam kota, aplikasi customer, transportasi roda dua & mobil, dan jaringan mitra driver di Samarinda.

Pendiri

Bakusam Trans & Expedisi

Travel penumpang door to door, ekspedisi Grand Max & Truck, tiket kapal & pesawat antar kota di Kalimantan.

Halaman ini adalah profil pribadi Dwi Cahyono. Untuk layanan travel & ekspedisi, silakan kunjungi beranda website.

← Kembali ke beranda Bakusam Trans